Kebijakan Penggunaa
RefAI Indonesia menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pengguna dalam mencari, memahami, menyusun, dan mengelola informasi akademik secara lebih cepat dan terarah. Kebijakan Penggunaan AI ini menjelaskan bagaimana AI digunakan dalam layanan RefAI, batasan hasil yang diberikan, serta tanggung jawab pengguna dalam memanfaatkan fitur AI secara etis dan bertanggung jawab.
Dengan menggunakan fitur AI pada RefAI Indonesia, pengguna dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui ketentuan dalam kebijakan ini.
1. Peran AI dalam RefAI
AI pada RefAI berfungsi sebagai alat bantu akademik yang mendukung pengguna dalam proses pencarian referensi ilmiah, pemetaan artikel, rekomendasi jurnal, ringkasan informasi, penyusunan ide penelitian, bantuan sitasi, serta pengolahan informasi berbasis teks.
Fitur AI dirancang untuk membantu mahasiswa, dosen, peneliti, penulis artikel ilmiah, dan pengguna umum agar lebih mudah menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan akademik. Namun, AI tidak menggantikan peran pengguna, dosen pembimbing, reviewer, editor jurnal, atau pakar di bidang keilmuan tertentu.
Hasil yang diberikan oleh AI harus dipahami sebagai rekomendasi awal, bukan sebagai keputusan final akademik.
2. Batasan Hasil AI
RefAI berupaya menyediakan hasil yang relevan, informatif, dan bermanfaat. Namun, pengguna perlu memahami bahwa AI memiliki keterbatasan. Hasil AI dapat mengandung kesalahan, ketidaktepatan konteks, informasi yang belum diperbarui, referensi yang perlu diverifikasi, atau interpretasi yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan penelitian pengguna.
Oleh karena itu, setiap hasil yang diperoleh dari fitur AI wajib diperiksa ulang oleh pengguna sebelum digunakan dalam tugas akademik, proposal, skripsi, tesis, disertasi, artikel jurnal, laporan penelitian, atau dokumen resmi lainnya.
Pengguna disarankan untuk memverifikasi kembali nama penulis, judul artikel, nama jurnal, tahun terbit, DOI, indeksasi, status SINTA, Scopus, atau sumber referensi lain melalui situs resmi penerbit, database jurnal, atau lembaga terkait.
3. Tanggung Jawab Pengguna
Pengguna bertanggung jawab penuh atas setiap informasi, dokumen, teks, atau data yang dimasukkan ke dalam sistem RefAI. Pengguna juga bertanggung jawab atas penggunaan hasil keluaran AI dalam karya ilmiah atau aktivitas akademik lainnya.
RefAI tidak bertanggung jawab atas kesalahan sitasi, kesalahan referensi, penolakan artikel, pelanggaran etika akademik, plagiarisme, penyalahgunaan hasil AI, atau kerugian lain yang timbul akibat penggunaan hasil AI tanpa verifikasi.
Pengguna wajib memastikan bahwa setiap hasil AI digunakan secara bijak, jujur, dan sesuai dengan prinsip integritas akademik.
4. Larangan Penggunaan AI
Pengguna dilarang menggunakan fitur AI RefAI untuk tujuan yang melanggar hukum, melanggar etika akademik, atau merugikan pihak lain. Larangan tersebut meliputi:
Membuat karya ilmiah palsu atau memanipulasi isi penelitian.
Membuat, menyebarkan, atau menggunakan referensi palsu.
Melakukan plagiarisme atau mengklaim hasil AI sebagai karya sepenuhnya tanpa pengolahan dan verifikasi.
Memalsukan data penelitian, hasil analisis, sitasi, DOI, atau identitas penulis.
Menggunakan AI untuk menyusun konten yang menyesatkan, merugikan, diskriminatif, atau melanggar hak pihak lain.
Memasukkan data pribadi, rahasia, atau dokumen sensitif milik pihak lain tanpa izin.
RefAI berhak membatasi atau menghentikan akses pengguna apabila ditemukan penyalahgunaan fitur AI.
5. Etika Akademik
RefAI mendukung penggunaan AI sebagai alat bantu pembelajaran, penelitian, dan pengembangan akademik. Penggunaan AI harus dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran ilmiah, orisinalitas, akurasi, dan tanggung jawab akademik.
Pengguna dianjurkan untuk menyunting, menelaah, dan menyesuaikan hasil AI dengan pemahaman pribadi, arahan dosen pembimbing, pedoman penulisan, serta ketentuan jurnal atau institusi masing-masing.
AI dapat membantu mempercepat proses akademik, tetapi kualitas akhir karya tetap bergantung pada kemampuan pengguna dalam membaca, menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun argumen ilmiah secara benar.
6. Penggunaan Data dalam Sistem AI
Data atau teks yang dimasukkan pengguna ke dalam fitur AI dapat diproses untuk menghasilkan respons, rekomendasi, ringkasan, atau keluaran lain sesuai permintaan pengguna. RefAI berupaya menjaga keamanan dan kerahasiaan data pengguna sesuai dengan Kebijakan Privasi yang berlaku.
Pengguna disarankan untuk tidak memasukkan data yang bersifat sangat rahasia, seperti kata sandi, data keuangan, dokumen internal institusi, data pribadi sensitif, atau informasi pihak ketiga yang tidak memiliki izin untuk diproses.
7. Pembaruan dan Pengembangan AI
RefAI dapat melakukan pembaruan terhadap fitur AI, model pemrosesan, sistem rekomendasi, tampilan layanan, atau mekanisme kerja AI untuk meningkatkan kualitas, keamanan, dan relevansi layanan.
Perubahan tersebut dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan pengembangan sistem, masukan pengguna, perkembangan teknologi, dan ketentuan yang berlaku.
8. Persetujuan Pengguna
Dengan menggunakan fitur AI RefAI Indonesia, pengguna menyatakan telah memahami bahwa AI merupakan alat bantu, bukan pengganti validasi akademik. Pengguna juga menyetujui bahwa setiap hasil AI harus diperiksa ulang sebelum digunakan dalam kepentingan akademik, publikasi ilmiah, atau dokumen resmi.
Apabila pengguna tidak menyetujui ketentuan dalam Kebijakan Penggunaan AI ini, pengguna dapat menghentikan penggunaan fitur AI pada RefAI Indonesia.
9. Kontak
Apabila pengguna memiliki pertanyaan, keluhan, masukan, atau laporan terkait penggunaan AI di RefAI Indonesia, pengguna dapat menghubungi tim RefAI melalui halaman kontak, email, WhatsApp, atau kanal komunikasi resmi yang tersedia di situs RefAI.